Memaparkan catatan dengan label Semangat. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Semangat. Papar semua catatan

Ahad, 5 Mei 2013

"Ya aiyyuhallazina tautmainna qulubuhum bizikrillah"

"Jika kita merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang seperti sia-sia... Allah tahu betapa keras kita sudah berusaha. Ketika kita sudah menangis sekian lama dan hati kita masih terasa pedih.. Allah sudah menghitung airmata kita.Jika kita fikir bahwa hidup kita sedang menunggu sesuatu dan waktu terasa berlalu begitu saja... Allah sedang menunggu bersama-sama kita . Ketika kita merasa sendirian dan teman-teman kita terlalu sibuk untuk menelefon kita... Allah sentiasa berada di samping kita. Ketika kita fikir bahwa kita sudah berusaha sesungguhnya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi... Allah mempunyai jawapannya. Ketika segalanya menjadi sesuatu yang tidak masuk akal dan kita merasa tertekan... Allah bersama kita untuk menenangkan kita. Jika tiba-tiba kita dapat melihat jejak-jejak harapan... sebenarnya Allah sedang berbisik kepada kita .Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kita merasa ingin mengucap syukur... Allah telah pun memberkati kita. Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kita dipenuhi ketakjuban... Allah akan tersenyum kepada kita. Ketika kita memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi...Allah sudah membuka mata kita dan memanggil kita dengan namamu Sahabat-Sahabatku…."

Oleh itu ingatlah bahwa di manapun kita atau ke manapun kita berada...Allah akan mengetahui dan senantiasa berada di samping kita………….

"Ya aiyyuhallazina tautmainna qulubuhum bizikriLLAH"(wahai org yang beriman hati2 mereka akan menjadi tenang dengan mengingati ALLAH

Jumaat, 3 Mei 2013

hakikatnya...

Sakit itu ujian. Sakit itu penghapus dosa. Dah lama aku menerima hakikat itu untuk menenangkan hati (walaupun tenangnya hanya bentar). Moga-moga sakit berpanjangan ini akan menghapuskan seberapa banyak dosa yang ada pada diriku. Seperti hilangnya karat daripada besi. Aku dah tak mampu sebenarnya menahan kesakitan ini. Terpaksa lebih banyak berpura-pura kuat di depan orang. Perasaan pun makin cepat tersentuh. Airmata makin tak dapat ditahan. Kalau dibiarkan, bakal menjejaskan hubungan aku dengan insan-insan yang aku sayang.

Aku tak mampu bercerita kepada semua orang tentang keadaan aku sekarang. Berilah aku masa untuk berterus-terang. Kalau aku seakan menjauh, bukan kerana ada perkara yang tidak menyenangkan berlaku antara kita. Tapi kerana aku tak dapat memandang wajah-wajah bahagia itu di hadapan bayang kematian aku sendiri. Cuba untuk melepaskan wajah-wajah itu perlahan-lahan.
rindu kat pelukan semangat ibu...

Tapi perjalanan hidup tetap diteruskan. Kalau pun berhenti seketika, sekadar untuk melepaskan lelah sebelum bertemu rehat yang panjang. Cerita aku cuma sebuah cerita kecil dalam dunia yang besar ini. Cerita orang biasa yang sentiasa percaya akan cantiknya kerja Allah dan setiap perkara yang diaturkan olehNya dalam hidup aku. Cerita yang makin lama akan dilupakan. Terlalu kecil untuk menjadi sejarah, tapi cukup berharga untuk menjadi kenangan.

Isnin, 29 April 2013

la tahzan...

"Ketika wajah ini penat memikirkan dunia, maka berwudhulah, ketika tangan ini lelah menggapai cita-cita, maka bertakbirlah, ketika kepenatan tak kuasa memikul amanah, maka bersujudlah… Ikhlaskan semua dan mendekatlah padaNya. Agar diri tunduk di masa yang lain sedang angkuh. Agar teguh di waktu yang lain runtuh, agar cekal di waktu yang lain terlempar...."


hari ni aku menangis lagi..menangis kerana lemahnya iman di jiwa..menangis kerana lelahnya hidup dalam kesakitan yang aku tak tahu dimana penghujungnya..aku terlalu takut untuk menghadapi dunia.

jika salah menuturkan segala yang benar, maka apa yang harus ku lakukan?
jika kasih sayang sebenar adalah satu kesalahan, maka hukumlah diriku ini kerana aku memang bersalah menyayangimu.. la tahzan.. saat ni aku memerlukan pelukan dari si ibu.menyeka setiap aliran titisan airmataku..mengusap rambutku..dan membiarkan aku bersandar lama dibahu..la tahzan

Ahad, 28 April 2013

Tabah

agak lama aku tak menulis selepas menulis  3 entry pada 2011.masa tu aku melepasi jangkaan dr dan keadaan aku bertambah2 pulih setelah merubah serba sedikit gaya hidup aku..alhamdulillah berkat doa semua..namun Allah tu sayang sangat kat hambaNya ni..Dia takmau aku terus leka menongkat dunia...sekali lagi aku disahkan mengalami bengkak saraf yang boleh menyebabkan aku koma, buta, lumpuh dan sebagainya akibat tekanan melampau...

sedih....
hanya tu yang aku rasa ketika tu...disaat segalanya hampir dalam genggaman aku...semuanya datang serentak..namun alhamdulillah masalah demi masalah berjaya aku atasi dengan suasana baru yang lebih menceriakan..dengan telatah adik2 junior yang lebih santun tingkahnya..masa ni aku percaya tentang cantiknya kerja Tuhan...

Isnin, 18 Jun 2012

jangan ditangisi apa yang bukan milikmu

Dalam perjalanan hidup ini seringkali kita merasa kecewa. Kecewa sekali. Sesuatu yang luput dari genggaman, keinginan yang tidak tercapai, kenyataan yang tidak sesuai harapan.

Dan sungguh sangat beruntung andai dalam saat-saat tergoncangnya jiwa, masih ada setitik cahaya dalam kalbu untuk merenungi kebenaran. Masih ada kekuatan untuk melangkahkan kaki menuju majlis-majlis ilmu, majlis-majlis dzikir yang akan mengantarkan pada ketenteraman jiwa.

Hidup ini ibarat belantara. Tempat kita mengejar berbagai keinginan. Dan memang manusia diciptakan mempunyai kehendak, mempunyai keinginan. Tetapi tidak setiap yang kita inginkan bisa terbukti, tidak setiap yang kita mahu bisa tercapai.Dan tidak mudah menyedari bahwa apa yang bukan menjadi hak kita tak perlu kita tangisi. Banyak orang yang tidak sedar bahwa hidup ini tidak punya satu hukum: harus berjaya, harus bahagia atau harus-harus yang lain.

Betapa banyak orang yang berjaya tetapi lupa bahwa sejatinya itu semua pemberian Allah hingga membuatnya sombong dan bertindak sewenang-wenang. Begitu juga kegagalan sering tidak dihadapi dengan benar. Padahal dimensi tauhid dari kegagalan adalah tidak tercapainya apa yang memang bukan hak kita. Padahal hakikat kegagalan adalah tidak terengkuhnya apa yang memang bukan hak kita.

Apa yang memang menjadi jatah kita di dunia, entah itu rezeki, jawatan atau kedudukan, pasti akan Allah sampaikan. Tetapi apa yang memang bukan milik kita, ia tidak akan kita bisa miliki. Meski ia nyaris menghampiri kita, meski kita mati-matian mengusahakannya.

"Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berdukacita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.." (al-Hadiid: 22-23)

Demikian juga bagi yang sedang galau terhadap jodoh. Kadang kita tak sedar ketentuan Allah tentang jodoh kita, bukannya meminta yang terbaik dalam istikharah kita tetapi benar-benar ketentuan Allah: "yang pentingnya harus dia Ya Allah! Harus dia, kerana aku sangat mencintainya." Seakan kita jadi yang menentukan segalanya, kita meminta dengan paksa. Dan akhirnya kalau pun Allah memberikannya maka tak selalu itu yang terbaik. Boleh jadi Allah tak mengulurkannya tidak dengan kelembutan, tapi melemparkannya dengan marah kerana niat kita yang terkotor.

Maka wahai jiwa yang sedang gundah, dengarkan ini dari Allah:

Maka setelah ini wahai jiwa, jangan kau hanyut dalam nestapa jiwa berkepanjangan terhadap apa-apa yang luput darimu. Setelah ini harus benar-benar difikirkan bahwa apa-apa yang kita rasa perlu di dunia ini harus benar-benar perlu, bila ada relevansinya dengan harapan kita akan bahagia di akhirat. Kerana seorang Mu'min tidak hidup untuk dunia, tetapi menjadikan dunia untuk mencari hidup yang sesungguhnya: hidup di akhirat kelak.

Maka sudahlah, jangan kau tangisi apa yang bukan milikmu!

Khamis, 19 Mei 2011

Dia sentiasa dekat

Segala pujian hanyalah milik Allah..

Sebagai manusia biasa, yang mempunyai tahap iman yang grafnya sentiasa naik & menurun, terkadang tatkala iman sedang sakit, kita selalu terasa lemah & kerdil. Waktu itu, hati sangat sensitif kan..?

Seakan dunia ini kosong, sunyi & sepi..

Wahai diri...
Renungilah kata-kata ini..
Saat kita merasakan seluruh dunia menjauh daripada kita, sebenarnya masih ada yang selalu ada setia di sisi kita. Saat kita merasakan semuanya membenci kita, sebenarnya masih ada yang setia mencintai kita. Saat kita bersedih & merasakan tiada siapa yang mempedulikan rasa sakit, perit & sedih itu, sebenarnya ada sudi menjadi pendengar setia rintihan kita.

Dialah Allah. Tuhan Yang Sangat Mencintaimu, selalu setia ada di sisimu, susah & senang, lapang & sempit, gembira & sedih.Saat rasa takut, sedih, perit, resah & sempit. Letakkanlah tanganmu & tepuklah lembut bahumu.. Maka, katakanlah 

"Jangan risau, kau tidak keseorangan... Engkau masih ada Allah... Cukuplah Allah bagiku kerana Allah-lah sebaik2 penolong & pelindung.. Aku masih ada Allah.. Aku masih ada ALLAH.."

Namun, adakalanya mengapa kita merasakan Allah begitu jauh? Sedangkan Dia terlalu dekat dengan kita?

Kerana kitalah yang MENJAUHKAN diri daripadaNya...
Kerana kita TIDAK SEPENUHNYA PERCAYA kepada Dia.
Kita TIDAK SEPENUHNYA BERDOA, BERHARAP & BERTAWAKAL dengan bersungguh-sungguh kepadaNya.
Masih ada TERLALU BANYAK ruang di dalam hati kita untuk MANUSIA, untuk DUNIA.
Kita TIDAK SEPENUHNYA MELETAKKAN PERGANTUNGAN DIRI hanya kepadaNya..

Kerana itulah kita merasakan Dia itu terlalu jauh, asing, & masih tidak mencukupi untuk memenuhi ruang hati & hidup kita. Firman Allah SWT :

"Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku sangat Dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepadaKu. Hendaklah mereka memenuhi (perintahKu) & beriman kepadaKu, agar mereka memperolehi kebenaran." 
[Al Baqarah, 2: 186]

Ketahuilah bahawa dirimu tidak pernah keseorangan, kesepian, kehilangan...
Kerana kegagalan, kesepian & kehilangan yang sebenarnya ialah apabila kita gagal membina hubungan dengan Allah. Kehilangan yang sebenarnya ialah apabila tali yang menghubungkan kita dengan Allah itu telah terputus. Pada ketika itulah benar-benar sudah tiada makna lagi kehidupan kita ini..

Bawalah hatimu yang retak, sakit & kosong itu kepada Tuhan... Pastilah Dia akan selalu Meraikan kehadiran hambaNya..Tunaikanlah solat ketika kamu berbicara dengan Allah & bacalah Al-Quran serta fahami maknanya untuk mendengar bicara Allah kepadamu..

"Demi sesungguhnya! Kami akan menguji kamu dengan sedikit perasaan takut (kepada musuh) dan (dengan merasai) kelaparan, dan (dengan berlakunya) kekurangan dari harta benda dan jiwa serta hasil tanaman. Dan berilah khabar gembira kepada orang-orang yang sabar: (Iaitu) orang-orang yang apabila mereka ditimpa oleh sesuatu kesusahan, mereka berkata:
"Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jualah kami kembali." 
[2: 155-156]

Genggamlah tali pergantunganmu kepada Allah dengan sekuat-kuatnya. Nescaya Dia akan Memegang kuat hatimu itu.Hati yang penuh dengan mahabatullah pasti akan lebih dekat dengan akhirat kerana begitu tidak sabar menanti untuk bertemu dengan si Dia yang Tercinta. & sesungguhnya, hati yang benar-benar terarah kepada akhirat pastilah tidak akan sewenang-wenangnya terpengaruhi & dikaburi oleh godaan duniawi..

Tanpa Allah di sisi kita, tiada satu apapun yang dapat kita lakukan. Dengan adanya Allah di sisi kita, tiada satu apa pun yang tidak mampu kita lakukan, insyaAllah.Janganlah merasakan Allah itu jauh kerana Dia amatlah dekat. Maka, mulakan langkah untuk mendekatiNya!

Rabu, 18 Mei 2011

Dugaan..

Kehidupan tidak pernah lekang dengan perkataan “dugaan”. Apabila datang dugaan dalam kehidupan,manusia sering kali mengeluh,tertekan dan sehingga sampai satu tahap hilang kawalan diri. Ketahuilah kalian bahawa seandainya dugaan itu kita terima dengan hati yang redha terlalu banyak hikmah dan manfaatnya disebalik dugaan yang menimpa diri.Seringkali diri ini juga lupa akan hakikat dan hikmah dugaaan itu sendiri. Firman ALLAH SWT dalam kitab hikmahNya:


“ Allah tidak memberati seseorang melainkan apa yang terdaya olehnya. Dia mendapat pahala kebaikan yang diusahakannya dan dia juga menanggung dosa kejahatan yang diusahakannya.”(2:286)


Jadi,sangat jelaslah disini bahawa ALLAH SWT tidak pernah menimpakan suatu ujian,dugaan mahupun cabaran diluar batas kemampuan hamba ciptaanNYA. Siapa kita utk mengatakan ujian,dugaan dan cabaran itu diluar kemampuan kita kerana sesungguhnya yang menciptakan kita itu bukannya diri kita sendiri akan tetapi Tuhan sekalian alam iaitu ALLAH SWT. Sungguh DIA lebih mengenali diri kita daripada diri kita sendiri.


Jadi,tanamkanlah dalam diri mulai saat ini bahawa ujian ALLAH itu tanda kasih dan sayang dari ALLAH kerana itu bermakna ALLAH ambil tahu dan peduli dengan diri kita. ALLAH menguji kita sebenarnya adalah utk mengukur sejauh mana tahap iman kita sebenarnya. Hadapilah ujian dan dugaan dari ALLAH dengan keimanan,ketakwaan dan kesabaran. Moga-moga kita sentiasa berada dibawah payung rahmat,redha dan kasih sayangNYA. Mari sama-sama kita amalkan doa ini:


(Mereka berdoa dengan berkata): Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau mengirakan kami salah jika kami lupa atau kami tersalah. Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau bebankan kepada kami bebanan yang berat sebagaimana yang telah Engkau bebankan kepada orang-orang yang terdahulu daripada kami. Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang kami tidak terdaya memikulnya dan maafkanlah kesalahan kami, serta ampunkanlah dosa kami dan berilah rahmat kepada kami. Engkaulah Penolong kami; oleh itu, tolonglah kami untuk mencapai kemenangan terhadap kaum-kaum yang kafir.(2:286)

Sama-samalah kita bina kekuatan di dalam diri kita, apabila bermacam-macam dugaan datang didalam hidup kita, kerana Allah dekat dengan kita dikala ujian itu datang, jika kita mengingati NYA.

Itu lah kata-kata motivasi untuk diri sendiri saat diri menjadi lemah dengan dugaan melanda.Menjadi salah seorang penghidap tumor otak membuatkan hidupku terasa amat mendukacitakan...Namun aku bersyukur ia merupakan ketumbuhan benign(lambat tersebar) dan dr dapat mengesannya awal.Aku perlu mengatur langkah drastik untuk merawatnya.Semoga Allah memberiku jalan kesembuhan nanti..